Terrellterrell16's website

Our website

20
Ju
Panduan Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
20.06.2018 02:26


Ketika menyaksikan sayembara sepakbola dalam layar kristal kita sering disajikan kampanye tebak skor yang dilakukan para ahli. Walau memukau, saya gak percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, namun tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan mereka siapa kru yang dengan menang -- atau kalau pertandingan mau berakhir dengan seri. Menebas seperti itu rutin saja dilakukan, walau dalam akhirnya bola itu tambun sehingga pemenang pun terkadang kali khilaf diprediksi. Kenapa? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan dukung beberapa trik membuat dugaan yang jitu. Bukan menandakan saya selamanya benar dalam memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran bayangan yang cukup tinggi: sama 3 mulai 4 dugaan saya serasi kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, saya memprediksi mau terjadi All German pucuk di Perkongsian Champions. Di final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memenuhi sebuah kalender nonton menyerentakkan, saya menenung Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum ini saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda akan mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah; prediksi bisa benar bisa salah, tapi yang penting satu prediksi telak harus mempunyai dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka faktor keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak mampu diprediksi berdasar pada 100%, malahan prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi naik tajam.

Saya ajak Kamu untuk menyelidiki beberapa bayangan terakhir beta guna meriwayatkan beberapa sendi penting yang saya yakin akan bermanfaat bagi Dikau saat mengetes memprediksi sayembara.

Di antara dugaan yang beta sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian tersedia logika dalam belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media ganjil saya mendapat kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho pula tidak sepaham (berita mengenai hal tersebut baru menongol di Indonesia beberapa tenggat lalu). Sebagai pelatih abdi paham benar arti keragaman tim dalam dan pada luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang lumayan on fire, yang memproduksi saya kekar memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, bahkan saat sebuah turnamen berlangsung di mana pemain kudu terus molek tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat festival cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen kru lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau keuletan keseluruhan tim juga pantas dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menggulung hati nurani. Berdasar pada subjektif hamba membela Indonesia tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata bertato objektivitas, kalian semua pasti setuju kalau Belanda tersendiri di untuk Indonesia. Kemudian mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia bakal bermain padat gairah, oleh karena itu akan mampu mereduksi pertikaian kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau buntal bisa aja diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela satu tim ketika membuat prediksi. Kita boleh selalu berpikir tim kesayangan kita unggul, tapi ketika membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di kepada fanatisme hati.

Saya tersenyum saat mencerap di 1 buah media masa tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir periode. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund menurut fakta-fakta ini. asiaplayroom Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan kadang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan kelurusan hati yang lain merupakan salah satu tiruan dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan terampil menjadi limbung membuat sebuah prediksi pertentangan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena silsilah statistik Dortmund memang mulia saat menentang Bayern, penuh yang lantas menilai BVB akan sanggup mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pula biar tidak dapat dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena antisipasi saya sering saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak meminta saya meneroka berbagai pertandingan lainnya. Lazimnya saya abaikan atau aku tolak beserta alasan redup paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Keterangan saya ini senafas secara tips antisipasi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi kabar dan wawasan yang baik mengenai menjimbit atau liga tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar tentang semua perkongsian yang siap. Akui aja.

Tips bayangan 7: Aku juga tidak seharusnya menenung setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Engkau 50-50. Jika sudah amat tahan diri, hindari mengempa diri membuat prediksi. Secara demikian prosentase kejituan bayangan anda bakal meningkat.

Tetap banyak suara miring lainnya yang bisa dan patut diterapkan dalam menciptakan sebuah perkiraan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi ini. Sebuah dugaan yang berkelas, baik benar maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!